Musim Kekeringan Bupati Pamekasan, Mendistribusikan Air Bersih Berkurang 44 Dusun

- Senin, 13 September 2021 | 18:15 WIB
Foto : Bupati Pamekasan (baju hijau) diapit jajaran Forkopimda Pamekasan (Gogo)
Foto : Bupati Pamekasan (baju hijau) diapit jajaran Forkopimda Pamekasan (Gogo)

HALLO MADURA, Pamekasan –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur mulai mendistribusikan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan musim ini, Senin (13/9/2021).

Pelepasan armada air bersih untuk daerah terdampak kekeringan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam didampingi forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) di Mandhapa Aghung Ronggosukowati.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan, distribusi air bersih kepada masyarakat rutin dilakukan setiap tahun. Haya saja, jumlah daerah terdampak kekeringan tahun ini berkurang apabila dibandingan dengan tahun sebelumnya.

“Hampir setiap tahun kita melakukan hal seperti ini, cuman yang membedakan tahun ini ada progres positif yang telah kita lakukan. Program bantuan air bersih untuk seluruh elemen masyarakat ini sekarang alhamdulillah sudah mulai berkurang,” kata bupati saat memberikan sambutan.

Menurunnya jumlah daerah terdampak kekeringan itu menjadi indikasi kesuksesan pemerintah melaksanakan program mengurangi angka kekeringan. Termasuk program pasimas atau program andalan pemerintah di dalam penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat perdesaan melalui pendekatan berbasis masyarakat.

“Kalau progresnya bertambah berarti kerja pasimas serta pengeboran, dan pipanisasi yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir ini berarti gagal. Alhamdulillah dari tahun ke tahun volume pengiriman air ke beberapa desa terus berkurang,” tandasnya.

Berdasarkan data yang diterima, terdapat 44 dusun yang musim ini terentas dari kekeringan dari 263 dusun. Tentu, pihaknya ikut bersyukur atas capaian luar biasa itu, karena air merupakan kebutuhan vital masyarakat yang harus terpenuhi.

“Data yang saya terima, dari tahun pertama tahun 2018, ada 77 desa yang masuk kategori kekeringan, tahun ini sudah 73 desa, artinya ada 4 desa yang sudah tuntas menyelesaikan kekeringan. Dari jumlah itu, Ada 44 dusun yang sudah terentas dari kekeringan dari 263 dusun, artinya progresnya semakin positif,” terangnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu menuturkan, kesuksesan suatu program itu tidak lepas dari kerja sama semua elemen, tidak bisa hanya dilakukan satu orang saja, melainkan harus bersama-sama seusi dengan tugas pokok dan fungsinya.

Halaman:

Editor: Gogo

Terkini

Sari Roti Suguhan Acara Maulid Nabi Muhammad SAW

Jumat, 8 Oktober 2021 | 18:29 WIB

Ayo, Bergabung Jadi Reseller Sari Roti Sampang

Senin, 4 Oktober 2021 | 19:32 WIB

Berawal Dari Iseng, Kini Menjadi Pundi-Pundi Rupiah

Senin, 4 Oktober 2021 | 18:27 WIB

Jualan Sari Roti, Omset Jutaan Rupiah

Senin, 4 Oktober 2021 | 18:08 WIB

Yuuk Jadi Reseller Sari Roti, Cuan Jutaan Rupiah

Senin, 4 Oktober 2021 | 18:05 WIB

Tanpa Modal Besar, Raup Jutaan Rupiah

Senin, 4 Oktober 2021 | 17:57 WIB
X